Sabtu, 02 April 2011

Tugas 2!!


    Perbedaan Format Audio


    • MP3

    MP3 (MPEG, Audio Layer 3) menjadi format paling populer dalam musik digital. Hal ini dikarenakan ukuran filenya yang kecil dengan kualitas yang tidak kalah dengan CD audio. Format ini dikembangkan dan dipatenkan oleh Fraunhofer Institute. Dengan bitrate 128 kbps, file MP3 sudah berkualitas baik. Namun MP3 Pro-format penerus MP3-menawarkan kualitas yang sama dengan bitrate setengah dari MP3. MP3 Pro kompatibel dengan MP3. Pemutar MP3 dapat memainkan file MP3 Pro-namun kualitas suaranya tidak sebagus peranti yang mendukung MP3 Pro.
    • AIF
    Ekstensi nama file: .aiff, .aif, .aifc

    File AIFF merupakan format file audio standar yang digunakan untuk menyimpan data suara untuk PC dan perangkat audio elektronik lainnya, yang dikembangkan oleh Apple pada tahun 1988. Standar dari file AIFF adalah uncomressed code pulse modulation (PCM), namun ada juga varian terkompresi yang dikenal sebagai AIFF, AIFF-C atau aifc, dengan berbagai kompresi codec.
    • Ogg Vorbis
    Ogg Vorbis merupakan satu-satunya format file yang terbuka dan gratis. Format lain yang disebutkan di atas umumnya dipatenkan dan pengembang peranti lunak atau pembuat peranti keras harus membayar lisensi untuk produk yang dapat memainkan file dengan format terkait.
    Dari segi kualitas, kelebihan Ogg Vorbis adalah kualitas yang tinggi pada bitrate rendah dibandingkan format lain. Peranti lunak populer, Winamp dan pelopor pemutar MP3 portabel Rio sudah mendukung format ini dalam model terbarunya. Walaupun demikian dukungan peranti keras terhadap format ini masih jarang.
    • WMA
    Format yang ditawarkan Microsoft, Windows Media Audio (WMA) ini disukai para vendor musik online karena dukungannya terhadap Digital Rights Management (DRM). DRM adalah fitur untuk mencegah pembajakan musik, hal yang sangat ditakuti oleh studio musik saat ini. Kelebihan WMA lainnya adalah kualitas musik yang lebih baik daripada MP3 maupun AAC. Format ini cukup populer dan didukung oleh peranti lunak dan peranti keras terbaru pada umumnya.
    • WAV
    WAV merupakan standar suara de-facto di Windows. Awalnya hasil ripping dari CD direkam dalam format ini sebelum dikonversi ke format lain. Namun sekarang tahap ini sering dilewati karena file dalam format ini biasanya tidak dikompresi dan karenanya berukuran besar.'
    • SES
    Jenis file SES terutama terkait dengan 'Audition' oleh Adobe Systems Incorporated. Adobe Audition (dulu Cool Edit Pro) adalah editor audio digital program komputer yang menampilkan kedua multitrack, campuran non-destruktif / mengedit lingkungan dan melihat gelombang destruktif-pendekatan editing. Jenis file yang digunakan untuk diproduksi oleh Cool Edit (program shareware) sebelum Adobe membeli mereka keluar pada tahun 2003. File ini mirip dengan playlist dalam yang mengandung meta informasi tentang sesi tetapi tidak ada suara yang sebenarnya. Untuk menyimpan proyek multitrack Anda sebagai WAV atau.. MP3, buka File, lalu pilih Simpan mixdown As.
    • MP3: MPEG 1 Audio Layer 3, format lossy audio codec yang paling umum sekarang. Meskipun tumpukan permasalahan paten, MP3 masih sangat populer. Siapa sih sekarang yang tidak memiliki file MP3?
    • Vorbis: Format lossy yang free dan open source, digunakan lebih sering di game PC seperti Unreal Tournament 3. Penggemar FOSS, seperti banyak pengguna Linux, pasti akan melihat banyak format ini.
    • AAC: Advanced Audio Coding, sebuah format standar yang sekarang digunakan dengan video MPEG4. Ini sangat didukung karena kompatibilitas dengan DRM (misalnya Apple Fairplay), pengembangan dari mp3, dan karena tidak diperlukan lisensi untuk streaming atau mendistribusikan konten dalam format ini. Penggemar Apple mungkin akan memiliki banyak file AAC.
    • WMA: Windows Media Audio, format audio lossy Microsoft. Ini dikembangkan dan digunakan untuk menghindari masalah lisensi dengan format MP3, tetapi karena perbaikan besar dan kompatibilitas DRM, serta implementasi lossless, format ini masih ada. Format ini sangat populer sebelum iTunes menjadi juara musik DRM.

    Pengertian Adobe Audition

    Adobe Audition adalah multitrack digital audio recording, editor dan mixer yang udah digunakan dan memiliki berbagai fasilitas pengolahan suara. Dengan Adobe udition Anda dapat merekam suara, memperbaiki kualitas suara, menambahkan berbagai efek suara, dan menggabungkan dengan berbagai track suara menjadi satu track, dan menyimpannya dalam berbagai format. Adobe Audition banyak digunakan oleh musician recording master, demo cd, produser atau programing stasiun radio. Secara umum Adobe Audition memiliki dua lingkungan yaitu Edit View and Multitrack. View. Edit View sesuai namanya ditujukan terutama untuk menangani editing satu waveform saja pada satu saat. Sementara Multitrack View dapat menangani beberapa waveform sekaligus pada beberapa track. Anda dapat menggunakan kedua lingkungan ini secara bergantian pada tampilan terpisah.

    Langkah - langkah Merekam suara

    1. Merekam Suara
    - Mengatur peralatan untuk merekam, pastikan kabel mic telah terpasang pada soundcard dengan benar telah di aktifkan. kemudian membuat file baru dengan file>new.
    Atur setingnya sesuai dengan sumber suaranya dan akhiri dengan tombol ok. berikutnya kita dapat merekam suara dengan menekan recod di bagian bawah layar. dan hentikan dengan menekan tombol record sekali lagi.
    setelah itu simpan hasilnya dengan file>save as
    kemudian pilih tipenya ACM waveform dan aturlah setingnya dengan menekan tombol options.

    2. Mengurangi Noise
    kadang pada saat merekam suara muncul suara yang tidak di harapkan, misalnya suara kipas angin atau AC. kita dapat melihat tampilan awal klip terdapat noise yang akan menimbulkan suara berisik ketika di mainkan.
    untuk itu anda dapat menguranginya dengan cara menyeleksi bagian yang hanya terdapat noise yang akan di hilangkan dan tidak terdapat suaras lainnya.
    kemudian gunakan menu effect> noise reduction> noise reduction

    3. Menambah/mengurangi volume kita dapat mengurangi/menambah volume waveform dengan menu effect>amplitude>amplify.



    4. Menambah effect suara
    untuk itu kita dapat menyeleksi dahulu atau sebagian waveform kemudian gunakan menu effect>delay effect>echo.




            

    Jumat, 18 Maret 2011

    TUGAS 1 Tentang Bamboo Fun Pen Tablet



    PERTANYAAN:
    1. Menjelaskan fungsi dari Bamboo Fun Pen Tablet ?
    2. Menjelaskan Cara Penggunaan dan contoh hasilnya?
    3. Menjelaskan Keuntungan Pengguna?

    Jawab. 


    Bamboo Fun Pen Tablet adalah perangkat keras tambahan pengganti mause, namun lebih di-design untuk mempermudah dalam mengelola pembuatan grafik.

    2.(a). Fungsi  dari tools yg berada pada pencil : (gambar yang di buat di bawah merupakan hasil dari
              penggunaan Bamboo Fun Pen Tablet)


    2.(b). Fungsi tools yang berada pada pad : (gambar yang di buat di bawah merupakan hasil dari
              penggunaan     Bamboo Fun Pen Tablet)


    1.(c). Penggunaan mouse pada Bamboo Fun Pen Tablet, sama caranya dengan penggunaan mouse pada
              umumnya.


    3. Keuntungan Penggunaan:
        - penggunaannya terasa lebih praktis saat men-design objek di komputer.
        - sewaktu men-design seperti menggambar di atas kertas.
        - mudah menggunakannya.
        - minim dalam penggunaan kabel. jadi tidak terlalu memakan tempat.




    Minggu, 18 Juli 2010

    Tugas 8 : Register Buffer Terkendali & Register Shift Terkendali

    A. REGISTER BUFFER TERKENDALI



    Register Buffer Terkendali adalah register buffer yang ditambah dengan beberapa gerbang logika dasar AND, OR, dan NOT. Gambar rangkaian menunjukkan sebuah Register buffer terkendali dengan CLR aktif tinggi. Apabila CLR = 1, maka akan terjadi reset pada flip-flop dan data yang tersimpan (Q) menjadi 0000. dan ketika CLR = 0, register siap beroperasi kembali.
    Sinyal kendali LOAD adalah input kendali yang menentukan operasi rangkaian.Ketika LOAD = 0, semua input data tidak diizinkan masuk, artinya flip-flop mengisolasi input data atau menahan semua data yang ada di dalamnya. Dengan kata lain, register tidak berubah selama LOAD = 0. Ketika LOAD = 1, semua input data akan diterima oleh register. Ketika LOAD kembali = 0, maka input data yang diterima register tadi akan tersimpan dengan aman tanpa gangguan perubahan input.

    B. REGISTER SHIFT TERKENDALI



    Register Shift Terkendali adalah register geser yang ditambah dengan beberapa gerbang logika dasar AND, OR, dan NOT. Register geser terkendali memiliki input-input kendali yang mengatur operasi rangkaian pada pulsa-pulsa pendetak berikutnya. Gambar rangkaian memperlihatkan bagaimana operasi penggeseran ke kiri dapat dikendalikan.
    SHL adalah sinyal kendali. Jika SHL = 0, setiap output flip-flop masuk kembali ke input datanya sehingga data tetap tersimpan pada setiap flip-flop pada waktu pulsa-pulsa pendetak tiba. Dengan begitu, semua data dapat disimpan selama waktu yang diinginkan. Jika SHL = 1, maka input data (D in) akan masuk ke flip-flop yang paling kanan dan output pada flip-flop paling kanan (Q0) akan masuk menjadi input ke flip-flop kedua di sebelah kirinya. Kemudian outputnya (Q1) akan masuk juga menjadi input ke flip-flop selanjutnya yang di sebelah kiri. Begitu berulang-ulang seterusnya. Dengan kata lain data yang tersimpan pada register akan berubah karna setiap data bergeser satu posisi ke kiri. Contoh : 0001 kemudian diinputkan 0 maka akan menjadi 0010.

    Minggu, 04 Juli 2010

    Tugas 7 (Up Down Counter)

    Counter merupakan aplikasi dari Flip-flop yang mempunyai fungsi menghitung. Proses penghitungan yang dilakukan Counter secara sekuensial, baik menghitung naik (Up Counting) maupun turun (Down Counting).

    Sebuah Counter disebut sebagai Up Counter jika dapat menghitung secara berurutan mulai dari bilangan terkecil sampai bilangan terbesar.

    Contoh : 0-1-2-3-4-5-6-7-0-1-2-….

    Sedangkan Down Counter adalah Counter yang dapat menghitung secara berurutan dari bilangan terbesar ke bilangan terkecil.

    Rangkaian Up/Down Counter merupakan gabungan dari Up Counter dan Down Counter. Rangkaian ini dapat menghitung bergantian antara Up dan Down karena adanya input eksternal sebagai control yang menentukan saat menghitung Up atau Down. Pada gambar 4.4 ditunjukkan rangkaian Up/Down Counter Sinkron 3 bit. Jika input CNTRL bernilai ‘1’ maka Counter akan menghitung naik (UP), sedangkan jika input CNTRL bernilai ‘0’, Counter akan menghitung turun (DOWN).

    Tabel PS/NS untuk Up dan Down Counter 3 bit seperti ditunjukan pada Tabel :



    gambar rangkaian up down counter :

    Sabtu, 19 Juni 2010

    Tugas 6 !

    Penjelasan tentang penjumlah komlemen 2 beserta contoh !!







    Cara kerja dari rangkaian tersebut adalah sebagai berikut :

    Jika SUB = 1 maka FA akan menghasilkan S = A +( B' + 1),  B’+1 merupakan representasi dari bilangan negatif, sehingga S = A – B.
     
    Jika SUB = 0 maka bit-bit B akan melewati XOR tanpa mengalami inversi, dimana FA menghasilkan
    S = A + B.

    Contoh :
    A = 5
    B =  2  _
    ____
    …….

    Jawab :
    Jika dibuat bilangan binnernya maka menjadi :
    A = 5 = 0101                             B = 2 = 0010
    Sebelum mengurangkan A dengan B maka, B terlebih dahulu di inverskan. Lalu B’ di tambahkan dengan 1
    Seperti berikut :
    B= 2 = 0010
    B’= 1101 + 1 = 1110

    Setelah itu baru  A  ditambahkan  dengan B’

    A  =  0101
    B  =  1110 
           10011
    Ket :
    angaka 1 yang berada didepan diabaikan/ditiadakan  karena 1 merupakan bit tanda sedangkan 0011 merupakan bit-bit numeriknya.

    Minggu, 02 Mei 2010

    TUGAS 5.

    5A.   GAMBAR RANGKAIAN FULL ADDER

    Rangkaian Full-Adder, pada prinsipnya bekerja seperti Half-Adder, tetapi mampu menampung bilangan Carry dari hasil penjumlahan sebelumnya. Jadi jumlah inputnya ada 3: A, B dan Ci, sementara bagian output ada 2: S dan Co. Ci ini dipakai untuk menampung bit Carry dari penjumlahan sebelumnya. 


    Rangkaian dari n buah Full-Adder bisa dipakai untuk menjumlahkan n bit bilangan biner. Maka dalam hal ini, kita akan memperoleh rangkaian yang disebut Ripple-Carry-Adder.
    Tabel Kebenaran dari full adder : 




    5B.   PRINSIP KERJA

    Dari tabel kebenaran di atas dapat di simpulkan bahwa prinsip kerja full adder menggunakan sistim persamaan BOOLEAN yaitu :

    ATAU
    SUM = A XOR B XOR C
    CARRY = (A AND B) OR (A AND C) OR (B AND C)
    JUGA DAPAT DISIMPULKAN BAHWA OUTPUT SUM BERLOGIKA 1 JIKA INPUT BERLOGIKA 1 BERJUMLAH GANJIL(1,3) DAN OUTPUT CARRY BERLOGIKA 1 JIKA INPUT BERLOGIKA 1 BERJUMLAH 2 ATAU LEBIH DARI DUA INPUT.

    Minggu, 18 April 2010

    TUGAS 4 "ALJABAR BOOLEAN"

    4A. PEMBUKTIAN PERSAMAAN ALJABAR BOLEAN.


    T1. Hukum Komutatif
           (a). A+B = B+A
           (b). A.B  = B.A

    T2. Hukum Asosiatif
    a.      (A+B)+C = A+(B+C)
    b.      (AB) C = A (BC)

     T3. Hukum Distributif
    a.      A(B+C) = AB + AC
    b.      A +(BC) = (A+B) (A+C)
    (a)   A + A = A
    (b)    A A = A

     

    T5. (a) AB+AB'=A
           (b) (A+B)(A+B')= A

     
    (a) A + A B = A
    (b) A (A + B) = A

     

    T7
    (a) 0 + A = A
    (b) 0 A = 0

     

    T8
    (a)   1 + A = 1
    (b)   (b) 1 A = A

     

    T9
    (a) A' +A=1
    (b) A' A = 0


    T10
    (a) A+A' B= A+B
    (b) A(A' + B) = AB


    T11. TheoremaDe Morgan's
                (a) (A+B)' A' B'
                (b) (AB)' = A' + B' 
     
    4B. Quiz Aljabar Boolean



    1. Give the relationship that represents the dual of the Boolean property A + 1 = 1?
      (Note: * = AND, + = OR and ' = NOT)
      1. A * 1 = 1
      2. A * 0 = 0
      3. A + 0 = 0
      4. A * A = A
      5. A * 1 = 1

    SEBAB :
    A
    1
    A+1
    A*0
    0
    0
    1
    1
    0
    0
    1
    1
    1
    0
    0



    1. Give the best definition of a literal?
      1. A Boolean variable
      2. The complement of a Boolean variable
      3. 1 or 2
      4. A Boolean variable interpreted literally
      5. The actual understanding of a Boolean variable
    SEBAB : A literal = 1 atau 2
    1. Simplify the Boolean expression (A+B+C)(D+E)' + (A+B+C)(D+E) and choose the best answer.
      1. A + B + C
      2. D + E
      3. A'B'C'
      4. D'E'
      5. None of the above
    Sebab : (A+B+C)(D+E)+(A+B+C)(D+E) = A+B+C
    1. Which of the following relationships represents the dual of the Boolean property x + x'y = x + y?
      1. x'(x + y') = x'y'
      2. x(x'y) = xy
      3. x*x' + y = xy
      4. x'(xy') = x'y'
      5. x(x' + y) = xy
    Sebab : x+x’y =x+y ekuivalen dengan x(x’+y)=xy
    1. Given the function F(X,Y,Z) = XZ + Z(X'+ XY), the equivalent most simplified Boolean representation for F is:
      1. Z + YZ
      2. Z + XYZ
      3. XZ
      4. X + YZ
      5. None of the above
    Sebab : fungsi yang tepat adal F(X,Y,Z)=Z
    1. Which of the following Boolean functions is algebraically complete?
      1. F = xy
      2. F = x + y
      3. F = x'
      4. F = xy + yz
      5. F = x + y'
    Sebab : F(x,y)= x+y’ bisa menggunakan fungsi AND, OR, NOT . F ini adalah aljabar sempurna. Contoh : NOT: F(0,B)=B’ || OR : F(A, F(0,B))=A+B ||  AND:F(0,F(F(0,A),B))=A*B
    1. Simplification of the Boolean expression (A + B)'(C + D + E)' + (A + B)' yields which of the following results?
      1. A + B
      2. A'B'
      3. C + D + E
      4. C'D'E'
      5. A'B'C'D'E'
    Dengan contoh x + xy = x, dengan x=(A+B)’=A’ B’ dan y=(C+D+E)’ = C‘D’E’
    1. Given that F = A'B'+ C'+ D'+ E', which of the following represent the only correct expression for F'?
      1. F'= A+B+C+D+E
      2. F'= ABCDE
      3. F'= AB(C+D+E)
      4. F'= AB+C'+D'+E'
      5. F'= (A+B)CDE
    Sebab : persamaan diatas menggunakan persamaan DEMORGAN
    1. An equivalent representation for the Boolean expression A' + 1 is
      1. A
      2. A'
      3. 1
      4. 0
    Alasan : Dari contoh boolean A+1 = 1, A=A.
    1. Simplification of the Boolean expression AB + ABC + ABCD + ABCDE + ABCDEF yields which of the following results?
      1. ABCDEF
      2. AB
      3. AB + CD + EF
      4. A + B + C + D + E + F
      5. A + B(C+D(E+F))
    Alasan mengulang dari teori ASOSIATIF    x+xy= x.